logo
DONASI

Dinas Pariwisata akan bangun Waterpark baru di Muncul

Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang segera membuka wahana wisata air baru yakni Muncul Waterpark. Tempat wisata yang terletak berdekatan dengan pemandian Muncul di Kecamatan Banyubiru itu telah selesai dibangun dan siap dioperasikan tahun ini. “Masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan. Namun dapat dioperasikan pada masa itu untuk menambah jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Semarang,” terang Kepala Dinas Pariwisata Dewi Pramuningsih disela-sela mendampingi Bupati Semarang H Mundjirin meninjau lokasi Muncul Water park, Senin (28/1) siang.

Saat meninjau lokasi, Bupati H Mundjirin meminta pengelola nantinya dapat benar-benar menjaga keselamatan dan kenyamanan pengunjung. “Harus ada semacam prosedur standar penggunaan wahana yang ada. Selain itu juga perlu disiapkan guide (pemandu) bagi pengunjung agar benar-benar aman,” tegas Bupati.
Muncul Waterpark menyiapkan dua kolam air permainan. Dilengkapi dengan wahana seluncuran air dan dua ember tumpah.
Usai berkeliling, Bupati juga mengimbau Disparta untuk menata beberapa tempat di lingkungan  waterpark yang belum tertangani pada paket pekerjaan kali ini. Menanggapi hal itu, Ketua Disparta Dewi Pramuningsih merencanakan penataan pada tahun mendatang. “Seluruh tempat di lingkup waterpark akan Kita tata agar lebih menarik. Direncanakan dibuat taman untuk memperindah lingkungan sekitar kolam,” terangnya.
Terkait besaran tarif masuk, Dewi mengatakan telah dibahas dan tertuang dalam peraturan daerah. Untuk hari biasa, harga tiket masuk Muncul Waterpark sebesar Rp 15 ribu dan hari libur Rp 20 ribu.
Sementara itu Kepala Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Semarang Didik Wibawa menjelaskan pembangunan Muncul Waterpark merupakan salah satu dari 295 paket pekerjaan yang tercatat dalam Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Semarang tahun 2018. Secara terinci disebutkan, di Dinas Pariwisata ada lima paket pekerjaan, RSUD Ungaran 1 paket, Dinas Pertanian (7), Dinkes (22), DPU (221), RSUD Ambarawa (2), Disdikbudpora (10), Diskumperindag (10), Dinas LH (5), BKUD (7), Disdukcapil (2), Dispermasdes (2) dan Satpol PP Damkar satu paket. Dijelaskan, termasuk dalam paket pekerjaan itu adalah pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional.  Diantaranya, pembangunan Pasar Kebumen Banyubiru, Pasar Suruh dan Dadapayam Kecamatan Suruh, Pasar Truko Bringin, Pasar Kaliwungu dan Pasar Boto Bancak. “Ada pula paket pekerjaan pembangunan garasi Damkar di Kecamatan Bringin,” jelasnya.(semarangkab.go.id/junaedi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *